
Ucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Imbau Gunakan Bunga Kasna
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Khusus untuk bahan sesaji, Bupati Gede Dana didampingi Wabup Wayan Artha Dipa, Minggu (5/6/2022) mengimbau sekaligus menyarankan kepada masyarakat agar menggunakan Bunga Kasna, yang menurutnya memiliki arti tersendiri bagi masyarakat Bali, karena mereka mempercayai jika Bunga Kasna sendiri adalah pemberian dari Ida Bhatara yang berstana di Gunung Agung. Warna Bunga Kasna yang putih dan bersih menjadi lambang kesucian dan kejernihan pikiran, aromanya yang sangat harum menjadi lambang daya tarik dan kewibaan, daunnya yang berwana hijau lembut melambangkan ketentraman hati.
Menjelang perayaan Galungan umat Hindu di Bali utamanya di Kabupaten Karangasem, mulai disibukkan dengan menyiapkan berbagai sarana dan prasarana upakara, salah satunya berburu perlengkapan membuat penjor, buah, dan bunga untuk sarana untuk membuat banten atau sesaji yang nantinya akan dihaturkan saat Hari Raya Galungan.
Bunga Kasna sendiri merupakan tumbuhan endemik Bali, hanya tumbuh di Lereng Gunung Agung yang secara turun-temurun telah memberikan nilai religius, budaya, sosial, dan ekonomi kepada masyarakat Karangasem, sehingga perlu dilindungi, dilestarikan, dikembangkan, serta telah menjadi identitas daerah, dalam mewujudkan visi pembangunan daerah, Nangun Sat Kerthi Loka Bali di Karangasem Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Karungasem Era Baru yang Pradnyan, Kertha, Santhi, dan Nadi (Prakerthi Nadi).
“Bunga Kasna merupakan bunga khas Kabupaten Karangasem yang digunakan sebagai sarana upakara yadnya, jadi selaku pemerintah kami mengimbau masyarakat menggunakan Bunga Kasna sebagai sarana upakara dalam setiap perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan,” ujar Bupati asal Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini.
Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat Karangasem harus berpihak dan berkomitmen terhadap sumber daya lokal dengan berperan aktif untuk melindungi, melestarikan, mengembangkan, memberdayakan, dan memanfaatkan Bunga Kasna sebagai jati diri Masyarakat Karangasem yang berkarakter dan berintegsitas.
Dalam perayaan Galungan dan Kuningan ini, Bupati Gede Dana mengajak masyarakat untuk meningkatkan Srada Bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, serta tetap menjaga dan melestrasikan adat, tradisi, dan budaya adiluhung yang menjadi kepribadian masyarakat di Kabupaten Karangasem.
“Kami atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Karangasem mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan, semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa menganugrahkan kedamaian dan kesejahteraan bagi kita semua,” ucap Bupati Gede Dana.
Terkait menyambut perayaan Galungan, Bupati Karangasem, I Gede Dana bersama dinas terkait, juga telah melakukan kegiatan monitoring harga buah, bunga, dan berbagai kebutuhan pokok lainnya, yang banyak dicari dan diperlukan oleh masyarakat khususnya umat Hindu. Bupati Gede Dana juga langsung memerintahkan Kadis Perindustrian Perdagangan dan Koperasi untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan agar tetap wajar. *** Cahayamasnews.com- Prokopim=Tim/01.









Facebook Comments