
Distribusi STB di Buleleng Capai 65 Persen
SINGARAJA (CAHAYAMASNEWS.COM). Distribusi prangkat Set Top Box (STB) untuk mengakses siaran Televisi (TV) digital terus dikebut. Buleleng mendapat jatah untuk membagikan sebanyak 4.349 unit perangkat STB. Sampai sekarang, perangkat untuk warga kurang mampu sampai sekarang baru mencapai 65 persen. Hal itu dikatakan, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng Ketut Suwarmawan, saat penyerahan STB, Kamis (30/3/2023).
Sekitar 25 unit perangkat STB diserahkan secara gratis kepada warga kurang mampu di Buleleng yang bertepatan dengan HUT Kota Singaraja ke- 419. Pembagian ini partisipasi TVRI dalam rangka Analog Switch Of (ASO) per tanggal 31 Maret 2023 siaran sudah beralih ke siaran TV digital.
Ketut Suwarmawan mengatakan, ada beberapa unit STB yang tidak bisa didistribusikan. Ini karena terjadi beberapa faktor, seperti penduduk yang bersangkutan tidak berhak menerima STB, karena di daerah tempatnya tinggal memang tidak ada sinyal tv digital. Ada juga warga miskin yang berhak mendapat perangat STB, namun justru penduduk miskin itu tidak memiliki perangkat TV. Akibat kendala ini, menyebabkan ada sekitar 20 persen dari penduduk yang miskin terpaksa tidak menerima perangat STB dari pemeirntah.
Secara keseluruhan di Provinsi Bali sudah mencapai target dari pemerintah yaitu 90 persen. Itu masih bisa terus bertambah karena masih ada batas waktu sampai dengan tanggal 31 Maret 2023. Khusus untuk wilayah Buleleng sendiri tenaga dari vendor masih mengedarkan STB tersebut.
“Saya sangat yakin hingga hari terakhir pencapaian pendistribusian STB di Buleleng bisa mencapai 90 persen seperti yang ditargetkan,” katanya.
Di sisi lain Ketut Suwarmawan menyebut, siaran dari TV Digital di wilayah Buleleng sangat bervariasi, semua tergantung dari topografi daerah. Untuk wilayah seputaran Kota Singaraja rata-rata bisa menangkap siaran sebanyak 28, sedangkan diwilayah pinggiran bisa mencapai 16 sampai 20 siaran. Namun tidak dipungkiri ada beberapa wilayah di Buleleng yang mengalami blankspot.
“Setelah selesainya Tower Turyapada harapan ke depannya adalah bisa mengcover 80 persen wilayah Buleleng, untuk selanjutnya bisa menangkap siaran yang lebih banyak lagi tanpa harus menggunakan antena parabola dan tentunya tidak ada siaran yang diacak,” tegasnya. *** CMNC=TIM-01.









Facebook Comments