November 4, 2026
News

Kilas Balik Lika-liku Berdirinya YKKB yang Penuh Perjuangan dan Tantangan. Awalnya Diremehkan, Kini Digandrungi Puluhan Ribu Anggota

TABANAN (CAHAYAMASNEWS.COM). Awal berdirinya Yayasan Kesatria Keris Bali (YKKB) ini tidak semulus yang dibayangkan, melainkan penuh perjuangan dan tantangan. Dimana semua orang pesimis akan mampu berjalan dengan baik. Tak sedikit yang mencibir, mem-bully, meremehkan,  merendahkan, malah ada mengatakan ormas ganti baju paling nanti akan buat ormas hanya ganti baju dan bahkan melontarkan kata-kata yang tak pantas serta melarang teman teman ormasnya dahulu untuk dekat dan ber foto harus di berikan saksi di pecat dari ormas yang di ikuti mereka.

Demikian dijelaskan Ketua Umum Yayasan Kesatria Keris Bali I Ketut Putra Ismaya Jaya (Jro Bima) saat diwawancara di sela-sela kesibukannya melaksanakan perayaan Hari Ulang Tahunnya yang ke-3, Rabu (6-9-2022) di Puri Agung Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Bali.

Namun semua itu bukan lantas menjadikan Jro Bima patah semangat, melainkan justru semakin memacu semangat dan rasa jengahnya untuk membuktikan bahwa dirinya pasti bisa sekaligus menampik anggapan miring yang mereka lontarkan itu salah. Berbekal keyakinan dan kerja keras akhirnya dalam waktu tidak terlalu lama, Jro Bima mampu membuktikan dan meyakinkan sekaligus mengajak masyarakat untuk bergabung bersama-sama ngayah untuk kebaikan dan keajegan tanah Bali tercinta ini. Tak hayal, kini yayasan yang didirikannya itu memiliki puluhan ribu orang anggota, bukan hanya ada di bali malah ada di lombok, lampung, sulawesi, dan ada juga di jakarta, dan hampir tiap hari melaksanakan aksi nyata berupa kegiatan sosial membantu nyama/sameton yang membutuhkan bantuan.

“Semua itu tak menjadi penghalang, justru sebaliknya tityang jadikan cambuk untuk lebih semangat untuk ngayah kepada Ida Bhatara-Bhatari, nyama, dan tanah Bali. Tityang sangat yakin akan kebesaran Tuhan dan percaya bahwa selama usaha itu didasari niat tulus ngayah berbuat baik untuk tanah Bali, maka alam akan selalu memberi anugerah dan jalan terbaik,” ujar Ketua Umum Jro Bima yang sudah kenyang berpengalaman di dunia organisasi kemasyarakatan itu.

Sudah menjadi hal biasa dan manusiawi, ketika berbuat baik akan ada banyak godaan, cobaan, hambatan dan tantangan yang harus dihadapi. Hanya saja tergantung kesabaran dan cara dalam menghadapinya. Masyarakat di era kekinian perlu pembuktian. Sepanjang mampu memberikan mereka bukti dan bukan sekadar janji manis, maka mereka akan mudah untuk diajak bergabung bekerjasama mengajeg-kan tanah dan warisan leluhur Bali.

“Sepanjang yang kita lakukan murni untuk kebaikan alam semesta dan kemaslahatan orang banyak didasari niat tulus, dan cinta kasih tanpa pamrih, tityang yakin Ida Bhatara-Bhatari akan selalu melindungi, menuntun dan mengabulkan niat dan tujuan kita,” ujar Jro Bima yang juga seorang penekun dan sekaligus pelaku spiritual ini.

Lebih jauh Ketua Umum Yayasan Kesatria Keris Bali menjelaskan, yayasan yang dipimpinnya itu memiliki Visi yakni; Menjadi yang selalu mengedepankan sosial kemanusiaan dan keamanan Bali NKRI serta menjaga warisan leluhur. Sementara Misi yang dijalankan/dilakukan untuk mendukung visi tersebut adalah; Membantu masyarakat membangun tempat tinggal dan perekonomiannya yang mengalami bencana alam. Membantu masyarakat yang mengalami kemiskinan dan pengangguran. Membantu masyarakat lemah yang membawa kebenaran tapi tidak mempuyai biaya dalam mencari kebenaran.

Membantu masyarakat mengumpulkan bantuan pangan dan papan ketika terjadi musibah alam. Mengundang para pengusaha luar Bali untuk membangun usaha di Bali. Menciptakan lapangan pekerjaan dan membantu mencarikan pekerjaan. Menjaga Bali dari orang-orang yang tidak menghargai Bali dan ingin menguasai atau bahkan ingin mengancurkan warisan leluhur Bali. Menyatukan semua agama, suku dan ras di tanah Bali tanpa harus membedakan asal-usulnya. Namun orang Bali tetap yang harus terdepan dan menjadikan Bali ber-Taksu untuk anak cucu.

Ditambahkan, YKKB juga memiliki tujuan yakni; Menjadi serba bisa dan serba ada untuk membantu umat manusia, dan membuat KARMA Baik dalam kehidupan serta menyatukan segala elemen masyarakat dan agama menjadi satu tujuan utama untuk TAKSU tanah Bali-Ku.

Ketua Umum meminta dan sekaligus mengajak seluruh anggota untuk membawa marwah yayasan ini ke jalan dharma, tegakkan keadilan, dan kebenaran. Jangan pernah membedakan nyama dari segi status sosial, agama, ras, dan suku. Bantulah orang yang lemah, orang-orang yang membutuhkan. Jangan pernah memikirkan lelah, namun pikirkan untuk senantiasa berupaya ber-karma baik. Swaha. *** Cahayamasnews.com = Andi-Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!