
Karangasem Raih Penghargaan Nasional dalam Peringatan Harganas ke-31 di Semarang
AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, bersama Nyonya Nuriasih Gede Dana, menghadiri peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Acara ini mencakup berbagai kegiatan yang dapat diikuti oleh masyarakat luas dan berlanjut dengan Malam Penganugerahan Penghargaan serta Gala Dinner pada Jumat, 28 Juni 2024. Puncak perayaan Harganas direncanakan pada Sabtu, 29 Juni 2024.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Brigjen TNI Dr. Oktaheroe Ramsi, Sekretaris Direktorat Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Menteri Pertahanan Nasional menekankan pentingnya sikap bijaksana dalam menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika era globalisasi. Ia menyatakan bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk generasi pemimpin yang unggul dan berdaya saing, demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Wabup Artha Dipa berharap peringatan Harganas dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dan memperkuat masyarakat. “Kami berharap melalui peringatan Harganas ini mampu menumbuhkan rasa kekeluargaan di kalangan masyarakat, sehingga mampu membangun lingkungan masyarakat yang kokoh,” ucapnya.
Harganas pertama kali ditetapkan pada tahun 2016 oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden No. 44 Tahun 2016. Peringatan ini bertujuan memperkuat pembangunan bangsa serta solidaritas dan nilai-nilai kekeluargaan di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mendukung program nasional, terutama penanganan stunting sesuai tema “Keluarga Berkualitas menuju Indonesia Emas.” Kabupaten Karangasem berhasil meraih penghargaan atas Program Percepatan Penurunan Stunting, dengan prevalensi stunting terendah berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Penghargaan ini diterima oleh Ketua TPPS Kabupaten Karangasem, Dr. I Wayan Artha Dipa, di Merapi Grand Ballroom PRPP Jawa Tengah pada 28 Juni 2024.
Dr. I Wayan Artha Dipa menyatakan, “Penghargaan ini adalah hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Kami akan terus berupaya mencapai target 5% di tahun 2024.” Prevalensi stunting di Karangasem turun dari 9,2% pada tahun 2022 menjadi 6,4% pada tahun 2023. Selain Karangasem, empat kabupaten lain di Bali, yaitu Klungkung, Badung, Buleleng, dan Gianyar, juga menerima penghargaan serupa. *** CMN= ProkopimKrgsm.









Facebook Comments