September 10, 2026
Seni dan Budaya

“AURA KASIH”

“BERTANYA SEBAGAI KESADARAN AKTIF”

Oleh:  I Ketut Murdana (Minggu, 09 Maret 2025).

MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Semesta selalu membuka diri bagi respon-respon aktif insan-insan edukatif, mengisi diri, menyadari dirinya. Proses kerja suatu kesadaran menempatkan diri bahwa menembus misteri adalah upaya mengenal diri dalam kehidupan. Para pemikir besar dunia menyatakan bahwa hidup adalah peristiwa besar yang patut disadari. Kesadaran dan menyadari adalah relasi terhubung yang selalu aktif “bertanya” pada diri sendiri dan juga kepada Sang Pencipta, Pemelihara dan Pelebur kehidupan yang selalu bergulir.

Hakekat semesta “Yang Ada” dan “Yang Mengadakan”, menempatkan manusia dan makhluk lainnya ada dalam keberadaan-Nya. Aktif bertanya dalam “keberadaan” di tengah-tengah “keadaan” yang amat rahasia inilah kesadaran bergerak menerima dan berkreasi, bekerja atas pertanyaan-pertanyaan itu. Hanya manusialah memperoleh berkat itu, mengakibatkan lahir atau turunnya pengetahuan yang menyertai sebagai penuntun jalan hidup penyempurnaan diri. Akibat semua itulah manusia berubah dari primitif sampai modern dan post modern saat ini. Dari kegelapan tercerahkan semakin terang, melihat dan bisa merasakan sesuatu yang tersembunyi dan rahasia, menjadi sesuatu yang menyenangkan dan membahagiakan.

Apakah hingga saat ini manusia yang hidup berhenti bertanya, tentu tidak. Kesadaran yang aktif inilah mengantarkan pertanyaan-pertanyaan untuk menemukan dirinya dalam posisinya masing-masing. Posisi masing-masing itu dapat diartikan ruang proses yang mempribadi. Boleh saja pengetahuan yang sama diajarkan, tetapi serapannya bisa berbeda-beda. Posisi itu  juga bergerak berubah karena dirubah oleh kesadaran kolektif, karena ada kebenaran nilai yang  dipanuti di dalamnya. Entahlah dalam kenyaman dan ketidak nyaman dalam ruang terbatas atau berlanjut dalam ruang dan waktu yang semakin meluas.

Bagi masyarakat tertentu memandang bahwa nilai-nilai panutan itu sudah mencapai standar, karena kepuasannya sudah sampai disitu. Tetapi pada ruang yang lainnya tumbuh dan berkembang pertanyaan-pertanyaan yang selalu inovatif, membuka sesuatu yang baru. Realitas inilah yang seringkali menimbulkan kontradiksi bagi penganut pikiran-pikiran konvensional. Bagaikan tujuan sungai telah mencapai lautan lalu mencapai kesamaan rasa. Tetapi alam semesta melalui matahari dipanaskan menjadi “penguapan” terus menerus lalu menjadi awan mendung didinginkan mencair kembali menjadi hujan.

Proses kerja menjadi Mahakarya ini bisa diketahui oleh para ilmuwan akibat pertanyaan-pertanyaan dan menelusuri tanpa henti menjadi ciptaan baru, misalnya AC (air condition) dan lain sebagainya melengkapi serta menyempurnakan kebutuhan hidup manusia. Dari mana itu dimulai, tentu dari pertanyaan dan perjuangan pribadi lalu didukung bersama-sama hingga menemukan kebergunaan yang bermakna lalu menjadi standar kebutuhan hidup jasmani maupun rohani.

Demikian pula Siddharta Gautama, selalu berkutat dengan pertanyaan-pertanyaan dalam dirinya setelah melihat aneka peristiwa dan kejadian dihadapannya. Walaupun dihalang halangi bahkan dibendung oleh orang tuanya sebagai yang kaya raya. Tetapi akibat dorongan personal untuk menemukan jalan keluar dari permasalahan itu, lalu bertanya kepada alam semesta dan kepada Sang Pencipta, melalui perenungan dan pertapaan tulus hingga memperoleh pencerahan total, hingga dilukiskan bagaikan sinar bulan dibelakang kepala-Nya. Berkat dari pencerahan itu, mengakibatkan orang-orang mendekat dan belajar kepada-Nya.

Memaknai realitas ini, bahwa pertanyaan-pertanyan itu, muncul sendiri dan dijawab melalui perjuangan sendiri. Mengikhlaskan diri memperjuangkan keyakinan itulah hingga mencapai puncaknya itulah “jalan mencapai pembebasan”, hingga saatnya pasti tercapai.Betapa pentingnya belajar dari pengalaman pribadi yang mensejarah itu, agar menjadi penguat keyakinan dan prilaku bagi seorang pemuja agar kesadaran itu tak tergoyahkan oleh apapun, hingga batas waktu-Nya tiba. *** Semoga Menjadi Renungan dan Refleksi, Rahayu.

Facebook Comments

error: Content is protected !!