
Cuaca Ekstrem Terjang Bangli, Pohon Tumbang dan Longsor Tewaskan Ternak Warga
BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM)=Cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat disertai angin kencang kembali melanda Kabupaten Bangli dan memicu serangkaian bencana alam berupa pohon tumbang dan tanah longsor di sejumlah wilayah, Selasa (20/1/2026).
Salah satu kejadian paling parah terjadi sekitar pukul 17.30 WITA di sebelah timur Balai Banjar Lumbuan, Desa Persiapan Lumbuan, Desa Sulahan, Kecamatan Susut. Sebuah pohon aren tumbang dan menimpa kandang ternak milik I Wayan Muliada (41), warga Banjar Lumbuan.

Akibat kejadian tersebut, kandang sapi dan babi milik korban roboh. Satu ekor sapi dan satu ekor babi dilaporkan mati tertimpa reruntuhan. Korban memperkirakan kerugian material yang dialaminya mencapai sekitar Rp.14 juta. Kepala Pelaksana BPBD-Damkar Kabupaten Bangli, Drs. I Wayan Wardana, membenarkan adanya sejumlah kejadian bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah Kecamatan Susut, Tembuku, dan Bangli Kota.
“Sejak pagi hingga siang hari, kami menerima beberapa laporan dari masyarakat terkait pohon tumbang dan tanah longsor di sejumlah titik,” ujar Wayan Wardana saat dikonfirmasi, Rabu (21/1/2026).
Di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, sekitar pukul 06.00 WITA, pohon tumbang disertai longsor terjadi di ruas jalan Bangli–Tembuku, tepatnya di tikungan Banjar Dinas Jehem. Material longsoran sempat menutup badan jalan dan menyebabkan kemacetan. Arus lalu lintas kendaraan roda empat terpaksa dialihkan sementara waktu. Penanganan dilakukan secara terpadu oleh TNI/Polri, unsur kecamatan, serta Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR Provinsi Bali dengan menurunkan alat berat ke lokasi.
Masih di Desa Jehem, sekitar pukul 09.00 WITA, pohon durian tumbang menimpa bangunan kamar mandi milik warga atas nama I Wayan Suara, yang beralamat di Banjar Dinas Tingkad Batu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun estimasi kerusakan masih dalam proses pendataan. Penanganan dilakukan bersama oleh aparat, pemilik rumah, dan warga sekitar.
Sementara itu, di Kelurahan Cempaga, Bangli, sekitar pukul 10.00 WITA, pohon tumbang dan tanah longsor kembali terjadi di ruas Jalan Bangli–Kintamani, tepatnya di bawah Pura Brahmana Bukit Bangli. Peristiwa tersebut mengganggu arus lalu lintas sehingga petugas Polsek Bangli memberlakukan sistem buka-tutup jalan sambil menunggu kedatangan alat berat dari Dinas PUPR Provinsi.
“Atas kesigapan seluruh pihak dalam merespons cepat kejadian bencana di awal tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bangli melalui BPBD-Damkar menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerja sama serta keterpaduan di lapangan,” ungkap Wayan Wardana.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan meningkatkan kehati-hatian, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan pohon tumbang.
“Sesuai informasi dari BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan dan berpotensi terjadi dalam sepekan ke depan. Masyarakat diharapkan mengikuti imbauan pemerintah demi keselamatan bersama,” tegasnya. @@@ CMN=Tim///NT.









Facebook Comments