April 24, 2026
News

Kabinda Provisi Bali Tinjau Vaksinasi Massal Warga Binaan Lapastik Bangli

BANGLI (CAHAYAMASNEWS). Kepala Badan Intelejen Negara (KABINDA) Provinsi Bali Brigjen Pol Hadi Purnomo tinjau Vaksinasi Massal bagi Warga Binaan, Jumat, (01/04)/2022 .Kegiatan Vaksinasi ini dilaksanakan dengan melibatkan tenaga medis dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali dibantu Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dengan sasaran vaksinasi mencapai 938 orang.Peninjauan dilakukan langsung di Lembaga Permasyarakatan Narkotik (Lapastik) Kelas IIA yang terletak di Banjar Buungan, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.

Kedatangan Kabinda disambut Bupati Bangli diwakili oleh Kadis Kesehatan Kab. Bangli dr. I Nengah Arsana, Kabag Ops Polres Bangli Kompol I Ketut Maret, SH wakili Kapolres Bangli , Kalapastik Kelas IIA Bangli Agus Pritiatno Bc.Ip, S.H.,M.H., Dandim 1626/Bangli diwakili Pasi Intel Lettu I Ketut Juniarta, PLT Kapolsek Susut AKP Ida Bagus Ketut Karyawan, S.H,

Dalam sambutannya Kabinda Brigjen Pol Hadi Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah program BIN pusat untuk menyelenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia tujuannya agar warga binaan mempunyai kekebalan tubuh, karena kehidupan di sini bersama-sama sehingga penularannya sangat mudah, untuk itulah pihaknya hadir di sini untuk mencegah agar tidak terjadi penularan.

“Seluruh Bali hanya Lapas Klungkung yang belum melaksanakan dan Bangli hari ini kita laksanakan dengan pesertanya  cukup lumayan banyak,” ujarnya.

Disamping itu kegiatan ini juga dilaksanakan di Balai Desa  Adat Penglipuran dan Balai Banjar Kubu, Kelurahan Kubu akan dilaksanakan selama dua hari sasarannya masyarakat umum dengan target lebih dari seribu. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Kalapastik klas II A Bangli  yang sudah membina warga binaannnya dengan mengembangkan potensi yang dimilikinya salah satunya mengembangkan kerajinan tangan dari koran bekas.

“Semoga hal yang baik bisa tetap dipertahankan dan kedepannya lapastik keals IIA Bangli dapat menjadi contoh bagi lapastik yang ada di seluruh Indonesia,” ujarnya

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli dr. I Nengah Arsana mengatakan, target vaksinasi dosis 3  sekitar 47 persen atau 90 ribu dan dilaksanakan setiap hari dan akan dikejar agar kesehatan masyarakat benar-benar terjaga, walaupun ada beberapa masyarakat yang enggan untuk divaksinasi, disamping karena penyakit penyerta ada yang tidak mau  dengan beragam alasan  seperti malas karena tidak pergi ke mana-mana, padahal itu penting bagi dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan.

“Kami tetap mengejukasi masyarakat betapa penting kesehatan dan kepada seluruh masyarakat luas agar ikut bertanggun jawab tentang pelaksanaan Protokol Kesehatan (Prokes) agar mata rantai penyebaran dan penularan Civid-19 cepat berakhir,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com-Tim=NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!