September 10, 2026
News

Momentum Bersih-bersih Menuju Bali 100 Tahun, Gubernur Wayan Koster Apresiasi Kinerja Pansus TRAP DPRD Bali

DENPASAR (CAHAYAMASNEWS.COM)=Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi tinggi kepada Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (TRAP) DPRD Provinsi Bali atas langkah tegas dan terukur dalam menegakkan aturan tata ruang, aset, dan perizinan di berbagai wilayah. hal itu disampaikan saat memberikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Bali terhadap dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada Rapat Paripurna ke-8 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026, yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (22/10/2025).

Pihaknya menilai, kinerja Pansus TRAP menjadi momentum penting dalam menata fondasi Bali menuju arah pembangunan 100 tahun ke depan yang bersih, tertib, dan berkelanjutan. 

“Saya sudah mengikuti langkah dan upaya yang dilakukan Pansus TRAP di sejumlah wilayah. Aktivitas Pansus dalam penegakan aturan terhadap tata ruang, aset, dan perizinan sudah sangat baik. Apa yang dilakukan saat ini merupakan bagian penting dari penataan Bali ke depan,” ujar Gubernur Wayan Koster.

Menurutnya, lemahnya pengawasan tata ruang dan perizinan selama ini menjadi salah satu penyebab maraknya pelanggaran di berbagai daerah. Kondisi itu, kata dia, diperburuk oleh penerapan sistem Online Single Submission (OSS) yang tidak disertai mekanisme evaluasi di tingkat daerah.

“Akibatnya, masyarakat tidak tahu, pemerintah daerah juga tidak tahu. Terjadi carut-marut di lapangan. Karena itu, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap kinerja Pansus TRAP, terutama atas aksi di lapangan sepanjang dapat dipertanggungjawabkan secara administratif dan sesuai regulasi. Sepanjang itu sesuai aturan, saya dukung sepenuhnya,” tegasnya.

Gubernur asal Desa Sembiran, Kabupaten Buleleng itu menegaskan, bahwa langkah penataan tata ruang, aset, dan perizinan merupakan bagian dari Haluan Bali Era Baru, yang menjadi arah pembangunan Bali untuk 100 tahun ke depan. Periode 2025–2030, katanya, akan menjadi tonggak penting untuk menegakkan pondasi menuju Bali yang bersih, tertib, dan harmonis secara berkelanjutan.

“Kenapa pada periode ini saya bertekad untuk bersih-bersih? Karena kita sedang menata fondasi Bali untuk 100 tahun ke depan. Saya akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang melanggar kesucian alam Bali. Alam sedang membersihkan dirinya sendiri. Yang nakal kita tertibkan, yang baik kita dukung. Semua demi menjaga alam Bali agar tetap harmoni dan lestari,” ujarnya.

Gubernur Wayan Koster berharap, seluruh pihak dapat terus bersinergi menjaga kesucian, keharmonisan, dan kelestarian alam Bali dalam semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa senantiasa membimbing kita semua dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya. @@@ CMN=Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!