November 3, 2026
News

Diduga Lupa Matikan Api Tungku, Dapur dan Kamar Tidur Warga Banjar Kawan  Ludes Terbakar

BANGLI (CAHAYAMAS-NEWS.COM)=Warga Banjar/Kelurahan Kawan Bangli, Kecamatan Bangli digegerkan dengan  kobaran api di bangunan dapur dan kamar tidur milik I Wayan Muja  (61) ludes terbakar pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 05.45 wita. Kuat dugaan kebakaran terjadi karena faktor kelalaian korban yang meninggalkan dapur dalam kondisi api di tungku masih menyala. Akibat musibah kebakaran tersebut kerugian diperkirakan ratusan juta.

Informasi yang berhasil dihimpun dilokasi sebelum kebakaran terjadi sekitar pukul 05.20 wita korban sempat memasak air hangat menggunakan tungku api yang ada di dapur. Setelah selesai membuat air hangat lantas korban bergegas pergi ke sawah dan lupa mematikan tungku api yang masih menyala.

Kebakaran banguan dapur dan tempat tidur milik korban pertama kali diketahui oleh I Wayan Mustika. Dimana sekira pukul 05.45 wita Mustika melihat kepulan asap dari dapur milik korban. Mustika langsung bergegas menuju rumah korban dan melihat api melahap bangunan dapur dan merembet ke bangunan tempat tidur yang jaraknya berhimpitan milik korban. Melihat hal tersebut, Mustika langsung menyampaikan ke warga dan selanjutnya berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Sekitar pukul 06.20 wita armada Damkar Pemkab Bangli tiba dilokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Petugas pemadam kebakaran  sedikit kewalahan padamkan api karena disampingbanyak ada  kayu bakar dan juga gabah sehingga api semakin berkobar. Akhirnya sekitar pukul 07.10 wita api dapat dipadamkan.

Kapolsek Bangli Kompol I Gusti Made Sudarma Putra saat dikonfirmasi membenarkan telah terjadi kebakaran dapur milik warga Banjar/Kelurahan Kawan tersebut. Dari hasil olah TKP kuat dugaan kebakaran  dipicu karena faktor kelalaian korban.

“Korban sebelum kebakaran terjadi sempat memasak air di tungku dan selanjutnya meninggalkan dapur dalam kondisi api tungku masih menyala,” jelasnya

Lanjut Kompol Sudarma Putra atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian material diperkirakan kurang lebih Rp. 150 juta.

“Untuk barang bukti yang diamankan berupa teko yang digunakan korban memasak air,”  pungkas Kompol Sudarma Putra. *** CMN=NT///Tim.

Facebook Comments

error: Content is protected !!