November 8, 2026
News

Bupati Gede Dana Ucapkan Terima-kasih Terkait Diterbitkannya Perpres Nomor 10 Tahun 2021.

Amlapura (Cahayamasnews). Terkait telah diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang ditetapkan pada 2 Februari 2021. Hal ini disambut positif oleh Bupati Karangasem I Gede Dana beberapa hari lalu dilantik oleh Gubernur Bali. Lebih lanjut Bupati I Gede Dana saat dikonfirmasi seusai memimpin rapat TAPD bersama Wakil Bupati I Wayan Arta Dipa di wantilan  kantor bupati Senin (1/3/2021). “Pertama  saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Gubernur Bali Wayan Koster, yang telah mengusulkan agar minuman beralkohol yang sering disebut arak, telah keluar dari daftar hitam yaitu Peraturan Presiden. Sebab  bapak Gubernur sudah sangat memperhatikan minuman tradisional arak kita, sekarang sudah keluar Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang ditetapkan pada 2 Pebruari 2021,” ujarnya.

Bupati Gede Dana mengatakan ke depan tidak ingin ada meniru-niru arak dengan adanya arak tidak asli atau  dengan fermentasi apalagi mengandung bahan kimia. “Saya inginkan  adalah arak tradisional warisan nenek moyang kita. Dalam waktu dekat ini saya akan betul-betul mengawasi dan mengontrol, sehingga petani arak ini betul-betul bisa bekerja dengan baik termasuk pemasarannya.

“Kami  telah  banyak menerima keluhan terkait pengerajin arak tradiaional, baik di Kecamatan Sidemen dan Abang. Dimana mereka tidak mau lagi memproduksi arak tradiaional dan melakukan penyadapan pohon enau, kelapa dan ental mencari niranya yang diolah menjadi arak tradisional, dikarenakan sudah banyak yang mempoduksi arak cara prementasi,” ujarnya.  Upaya yang akan dilakukan pemerintah menjaga keutuhan arak tradisional. Bupati Gede Dana menyampaikan, pihaknya ingin membina petaninya.

Pihaknya juga berencana bakal memberikan permodalan-permodalan kepada petani  dan kemudian kelompok petaninya. “Kemudian hasilnya kami giring ke pengerajin arak tradisonal.  Dengan cara ini mudah-mudahan kami bisa menyelamatkan pengerajin arak, harganya pun  kalau sudah tidak ada yang fermentasi dan ada zat kimianya, saya rasa akan bersaing harganya.

*** Cahayamasnews.com/Tim-01

Facebook Comments

error: Content is protected !!