News

Pemkot Gandengan Lapas Kerobokan Gencarkan Gerakan Go Green

Denpasar (Cahayamasnews). Pemkot Denpasar sebagai wujud nyata gerakan Go Green menggelar penanaman pohon di beberapa titik. Kegiatan yang kali ini turut menggandeng Lapas Kelas II A Kerobokan dan Desa Dauh Puri Kauh ini digelar di kawasan Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung Denpasar, Jumat (4/10). Aksi tersebut yang diikuti oleh OPD di lingkungan Pemkot Denpasar ini, turut menanam sedikitnya 500 Pohon Pinang.

Kabid Pertamanan Dinas Perkim Kota Denpasar, IA Wdhianasari saat diwawancarai di sela kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial khususnya yang menyasar serta merangsang kepedulian terhadap lingkungan secara rutin dilaksanakan oleh Pemkot Denpasar, termasuk juga bersama Lapas Kelas II A Kerobokan. Hal ini merupakan komitmen bersama seluruh stake holder guna mewujudkan Bali, khususnya Kota Denpasar yang hijau (Go Green). “Kami sangat mengapresiasi kerjasama antara Pemkot Denpasar bersama Lapas Kelas II A Kerobokan, dimana hal ini selain sebagai wahana edukasi peduli lingkungan, juga sebagai bentuk dukungan program go green dan gerakan 1 Milyar pohon,” jelasnya.

Perempuan yang akrab disapa Dayu Wid ini mengungkapkan bahwa kerjasama di bidang lingkungan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas pelaksanaan MoU antara Pemkot Denpasar bersama Lapas Kelas II A Kerobokan. Khususnya dalam bidang pemberdayaan dan peduli lingkungan. Kasi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik Lapas Kelas II A Kerobokan, Ni Nyoman Budi Utami mengatakan, dalam kegiatan ini sedikitnya 10 Narapidana turut dilibatkan. Sehingga dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan pendidikan karakter bagi para narapidana. Dimana, dengan mengenal dunia luar dan melaksanakan aksi yang positif dapat merubah mindset para narapidana. Sehingga selepas menjalani hukuman dapat kembali beraktivitas dan tidak melanggar hukum.

“Kami sangat berterima-kasih kepada semua pihak, khususnya Pemkot Denpasar atas kerjasama kegiatan positif ini, tentunya hal ini menjadi suatu kegiatan yang baik, dimana narapidana itu mendapatkan ruang yang sama, sekaligus merubah karakter dan memberikan pendidikan serta pembinaan melalui kepedulian terhadap alam dan lingkungan,” pungkasnya. *** Cahayamasnews.com/HmsDps/Ags.

Facebook Comments