September 10, 2026
News

Angka Covid-19 Masih Tinggi, Bupati Gede Dana Minta Masyarakat Patuhi Arahan MDA Bali Soal Panca Yadnya

AMLAPURA (CAHAYAMASNEWS). Bupati Gede Dana meminta masyarakat untuk benar-benar displin dalam mematuhi Surat Edaran bersama MDA dan PHDI Bali, agar penyelenggaraan Panca Yadnya di Karangasem tidak memicu penyebaran Covid-19. Sebab, angka positif Covid-19 di Bali khususnya di Karangasem masih sangat tinggi. Menindaklanjuti surat edaran bersama ini, Bupati Gede Dana pun mengundang Majelis Desa Adat Kabupaten dan Kecamatan serta PHDI  membahas hal ini dalam rapat bersama Forkopimda Karangasem, di Wantilan Kantor Bupati Karangasem, Senin (16/8/2021).

Ia menyebutkan, rapat ini digelar sebagai upaya pemerintah daerah menekan tinggi dan ganasnya penularan virus Covid-19 yang dicurigai sebagai virus varian delta yang baru. Ditandai dengan semakin meningkatnya kasus baru Covid-19 , tingkat kesembuhan yang menurun dan angka kematian yang cenderung meningkat.

Bupati  mengajak Majelis Desa Adat kabupaten dan kecamatan untuk bersama-sama melakukan sosialisasi guna membangun kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan dalam menjalankan upacara yadnya, termasuk sosialisasi pentingnya vaksinasi Covid-19 dan menghimbau OTG yang isoman untuk isoter.

Disamping itu, juga untuk ikut serta meningkatkan kesadaran masyarakat, bahwa penanganan Virus Covid-19 ini , merupakan tanggungjawab bersama , sekaligus mempercepat pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

“Upaya pembatasan kegiatan yang berpotensi menimbulkan penularan virus varian Delta Covid-19 dilakukan demi keselamatan dan kerahayuan bersama. Tujuannya untuk melindungi masyarakat sehingga tatanan kehidupan segera kembali normal seperti sedia kala,” ujar Bupati Gede Dana.

Bulan Juli-Agustus dianggap sebagai penanggal baik upacara adat kegiatan yadnya. Penyebaran delta 6,5 kali lipat lebih cepat menyebar dari virus corona biasa. Jika upacara adat yang masih bisa ditunda, ditunda dulu. Perantau jangan dulu pulang, ikut mendoakan dari rumah saja, atau dikurangi jumlah pesertanya dibatasi 15 orang maksimal 25 orang, dengan tetap prokes ketat,” tegas Bupati.

Dengan upaya-upaya ini,  Gede Dana berharap, semoga angka positif Covid-19 segera menurun, masyarakat terselamatkan, ketersediaan ruangan di rumah sakit kembali normal dan pelaksaan vaksinasi semakin lancar. Saya sangat berharap tidak terjadi peningkatan lagi. Porsi APBD tahun 2021 sudah menipis. Jika 2022 kondisi masih seperti ini (peningkatan kasus tetap tinggi*red) , maka akan semakin mempengaruhi porsi APBD Karangasem dalam segala hal. Karena semua anggaran berfokus pada APBD,” imbuhnya.

Sementara itu, Bendesa Majelis Desa Adat Karangasem, I Ketut Alit Suardana menyatakan MDA Karangasem siap dilibatkan dalam mendukung upaya-upaya pemerintah khususnya dalam pengendalian Covid-19 di Karangasem. “Kami bahkan sudah menyiapkan mental dalam menghadapi bully dari masyarakat yang mungkin belum faham sepenuhnya pentingnya upaya pencegahan ini. Kami siap mengabdi demi keselamatan masyarakat,” ujarnya.

*** Cahayamasnews.com-Tim-01.

Facebook Comments

error: Content is protected !!