September 10, 2026
News

Jadi Sorotan Nasional Program ‘Gerbang Indah Bisa’ Diapresiasi APKASI

BANGLI (CAHAYAMASNEWS.COM)=Inovasi daerah Kabupaten Bangli bertajuk “Gerakan Bangkit Inovasi Daerah Bangli Bisa” (Gerbang Indah Bisa) sukses mencuri perhatian nasional. Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Bangli ini secara khusus mendapat apresiasi dari Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang melakukan kunjungan lapangan pada Rabu (22/10/2025).

Rombongan APKASI yang dipimpin Kepala Divisi Program, Syaifudin Chaidir, disambut langsung oleh Asisten III Setda Kabupaten Bangli, I Gede Eddy Hartawan, di Kantor Bupati Bangli. Kunjungan ini bertujuan mendalami sekaligus mendokumentasikan Gerbang Indah Bisa sebagai salah satu praktik terbaik (best practices) inovasi daerah yang dinilai layak untuk direplikasi ke kabupaten lain di Indonesia.

Dalam sambutannya, Eddy Hartawan menyampaikan bahwa Gerbang Indah Bisa merupakan bentuk komitmen nyata Pemkab Bangli dalam menjadikan inovasi sebagai budaya kerja di setiap lini pemerintahan.

“Gerbang Indah Bisa adalah wujud komitmen kami untuk menjadikan inovasi sebagai budaya kerja, bukan sekadar seremoni,” tegas Eddy.

Program ini, lanjutnya, sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, dan merupakan respons atas perubahan paradigma dalam tata kelola pemerintahan. Fokus utama program adalah optimalisasi potensi sumber daya alam, sosial, dan budaya Bangli untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ragam inovasi yang dikembangkan mencakup teknologi budidaya pertanian, pengolahan hasil pascapanen, hingga pelayanan publik yang lebih efisien dan partisipatif.

Kunjungan lapangan APKASI turut melibatkan interaksi langsung dengan masyarakat penerima manfaat, pelaksana program, serta peninjauan sejumlah lokasi implementasi. Hadir pula perwakilan dari sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta para praktisi pengelolaan sampah.

Beberapa inovasi unggulan yang dipresentasikan antara lain: Pendidikan: Penerapan metode pembelajaran berbasis teknologi informasi di sekolah-sekolah. Kesehatan: Layanan kesehatan berbasis komunitas yang lebih mudah diakses masyarakat desa. Lingkungan: Sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dan berbasis partisipasi warga.

“Gerbang Indah Bisa membuktikan bahwa inovasi yang inklusif dan lintas sektor dapat menjangkau langsung masyarakat akar rumput. Ini menjadi modal sosial yang luar biasa,” ujar Syaifudin Chaidir.

APKASI menyatakan kekagumannya terhadap model inovasi Bangli yang dianggap berdampak nyata dan bisa direplikasi oleh daerah lain.

“Kami melihat Bangli memiliki inovasi yang berdampak nyata, dan inilah yang ingin kami bawa pulang sebagai inspirasi bagi anggota APKASI lainnya,” ungkap Syaifudin.

APKASI juga menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi proses replikasi program ini melalui berbagai kegiatan seperti seminar, workshop, dan pendampingan teknis di tingkat nasional.

Keberhasilan program ini tak lepas dari kolaborasi aktif berbagai elemen, mulai dari perangkat daerah, sekolah, puskesmas, kelurahan, hingga pelaku lingkungan dan pengelola sampah.

“Melibatkan para pelaksana di lapangan dan masyarakat penerima manfaat secara langsung adalah kunci keberhasilan dari Gerbang Indah Bisa. Inilah yang menjadikannya istimewa,” kata Eddy Hartawan.

Dengan semangat inovasi yang terus dikembangkan, Kabupaten Bangli berharap menjadi contoh nyata bahwa perubahan bisa dimulai dari daerah. APKASI pun optimis bahwa keberhasilan Bangli akan memacu percepatan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.

“Dengan semangat inovasi yang terus membara, kita harapkan Indonesia dapat mencapai kemajuan yang lebih pesat dan merata di berbagai bidang,” tutup Syaifudin. @@@ CMN=Tim/NT.

Facebook Comments

error: Content is protected !!