“Hidup Mempelajari Kehidupan Untuk Hidup”. Oleh : I Ketut Murdana (Selasa : 15 Juli 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Konon proses kehidupan sesuai catatan sejarah hingga hari ini, telah berjalan ribuan tahun, bahkan ada yang berpendapat jutaan tahun dengan berbagai temuan dan
Bali
“Kebenaran Yang Dipikirkan Dan Kebenaran Yang Dirasakan”. Oleh : I Ketut Murdana (Minggu : 13 Juli 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Tidak mudah memahami dan merasakan kebenaran, karena kebenaran itu melingkupi ragam kegiatan insan-insan dunia untuk memenuhi kebutuhan hidup lahir dan batin, menciptakan kebudayaan yang selalu hidup sepanjang jaman. Walaupun
“Cinta Dan Welas Asih Yang Sedang Tenggelam” Oleh: I Ketut Murdana (Jumat, 11 Juli 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Era kecerdasan yang menyebut dirinya era baru milenial bahkan post milenial saat ini. Semua itu terkondisi oleh ketinggian ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, yang telah memberi dan melayani seluas-luasnya kebutuhan jasmani yang bermuara
“JUDI BAYANG-BAYANG JANJI KEMENANGAN” Oleh: I Ketut Murdana (Selasa, 08 Juli 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Judi dalam praktek kesehariannya selalu membangkitkan gairah bayang-bayang kemenangan. Akibatnya sangat menggairahkan, bersemangat dan siap mengeruk uang untuk bertaruh. Saat-saat seperti itu ada pertautan emosional, harga diri yang
“Menanam Benih-benih Kebajikan” Oleh : I Ketut Murdana (Jumat : 04 Juli 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Walaupun terasa amat berat menanam benih-benih kebajikan ditanah kering berkarang bebatuan napsu egoistik ditutupi dahan dan daun rindang pohon dalam hutan asura. Demikianlah gambaran Wibhisana menanam benih kebajikan dan memperjuangkan dharma dalam
“JALAN KEMENANGAN YANG BERLIKU” Oleh : I Ketut Murdana (Minggu : 29 Juni 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Apapun motif kebajikan yang diangankan untuk mencapai kesenangan dan kebahagiaan yang disebut “kemenangan”, mesti melewati suatu “perjuangan” berliku-liku. Karena “motif” itu angan-angan tersembunyi di dalam
“KEBENARAN” Oleh : I Ketut Murdana (Sabtu : 28 Juni 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Kebenaran yang dirasakan membahagiakan, hanya berada di jalan pengabdian kepada kebenaran itu sendiri. Manusia diberkati pengetahuan dan kekuatan energi di dunia material menjadi struktur esensial nan vital. Sebagai anugrah Ilahi yang adil bagi setiap ciptaan-Nya. Pandangan
” DOA-DOA SUCI MENJIWAI PRILAKU “ Oleh: I Ketut Murdana (Rebo, 18 Juni 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Ketika doa-doa permohonan untuk “menunjukkan jalan yang benar ke dunia-Mu”, menjadi kesadaran puja hingga dapat menjiwai “kecerdasan” kerja didunia material dalam arti luas. Kumandangan terus menerus doa-doa itu, secara esensial
“KETIKA EGO MENGUASAI KECERDASAN” Oleh : I Ketut Murdana (Minggu : 15 Juni 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Ketika kecerdasan semakin meninggi, menutupi sinar keheningan hati nurani menciptakan keangkuhan merusak situasi, bervibrasi buruk pada dunia. Demikianlah gambaran narasi suci Gunung Windya yang terus meninggi hingga menghalangi putaran matahari, yang
“KEBENARAN YANG KABUR” Oleh: I Ketut Murdana (Rebo, 11 Juni 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Dia (Kebenaran) ada tetapi “kabur”, karena pengelihatan dan penyerapan hati nurani dikaburkan, oleh napsu, indriya-indriya menjadi gunung ego. Pertanyaannya mengapa bisa dikaburkan oleh ketiga sifat itu, “ya” ketika ketiga sifat itu












