Artikel Sambungan—. Lain lagi pengalaman yang disampaikan I Ketut Warta yang kini tinggal di Perum Kedua Permai, Cengkilung, Penatih, Denpasar. Menurutnya, benda langka yang diyakini bertuah tinggi itu dan mampu memancarkan berbagai manfaat itu, memiliki sejumlah pantangan. Salah satunya
Cetik Bali
CAHAYAMASNEWS#. Sementara, Jro Mangku Nyoman Sudhi penekun spiritual asal Desa Kediri, Tabanan menjelaskan, dalam dunia mistik, ular memang dikenal sebagai sarana gaib untuk berbagai keperluan sebuah ritual atau bahkan ramuan yang sangat ampuh untuk mengatasi dan menyembuhkan berbagai penyakit. Ular juga dapat dimanfatkan sebagai sarana untuk membuat pasikepan atau jimat
CAHAYAMAS NEWS.COM. Persoalan-persoalan yang dihadapi dalam dalam proses pengenalan diri, dalam kompleksitas pergaulan dunia dan misteri alam semesta yang maha dasyat, yang menjadikan medan perjuangan manusia untuk mencapai kedamaian. Dengan demikian kata kedamaian merangkul makna pengenalan, pengembangan, penyucian segala permasalahan yang dihadapi manusia dan
OLEH : MANGKU ACHARYA KRESNA DWAJA . Mudra dalam konteks Brahmana Kasogathan adalah sebuah sikap yang diperankan oleh tubuh fisik, dengan penjiwaan yang sangat tenang, perasaan yang sangat dalam pada kualitas tindakan yang sedang dilakukan serta melandasi seluruh sikap ini dengan persepsi intelektualitas pada filsafat ajaran yang sempurna, sehingga seluruh gerak
CAHAYAMASNEWS.COM#. Kekuatan magis lalipi saat memadu asmara diyakini memiliki kekuatan sangat dahsyat. Mulai dari pengasihan hingga penarik rejeki. Hanya saja sangat sulit menemukan ular yang sedang (maaf) senggama (bulan madu-red). Jika suatu saat menemukan ular yang sedang kawin, segeralah lemparkan salah satu benda seperti baju, selendang, kain, dan lainnya, hingga
CAHAYAMASNEWS.COM. Kata damai sering digunakan oleh khalayak umum untuk memberi ucapan selamat dalam hari besar agama-agama tertentu, ritual tertentu sebagai upaya untuk ikut mendoakan seseorang atau kelompok agar situasi yang diharapkan memperoleh nilai-nilai yang tertuang dalam kata “damai”. Dalam pandangan ini kedamaian menjadi harapan, walaupun terkadang hanya sekedar
MANGGALA MAJELIS ALIT DESA PAKRAMAN KUTA UTARA, BADUNG MENGUCAPKAN HARI RAYA GALUNGAN DAN KUNINGAN. (Dumogi sareng sami ngamolihang kerahayuan lan kerahajengan).
Dikutip dari buku “Jejak Manusia dan Negara Singa” karya Ngurah Paramartha NUANSABALI.COM – Kawista atau dikenal pula dengan nama Bulian (Bulih – asal – awal – kemulan) merupakan lokasi istana Wangsa Warmadewa yang memerintah dari abad ke-10 hingga akhir abad ke-12, dengan raja-raja tercatat dalam prasasti: Kesari Warmadewa (Ugrasena Warmadewa),
Pura Alas Arum Batur, demikian krama pangempon lan panyungsung menyebutnya. Pura ini terletak di Desa Pakraman Batur, Kintamani, Bangli. Lokasinya berdekatan dengan Pura Ulun Danu Batur, tepatnya di bagian timur (luan), berdampingan dengan Pura Pande Batur dan Palinggih Ida Ratu Mbah Api. Pura yang wali atau piodalan-nya jatuh setiap panglong ping kalih Purnama
nuansabali.com — “Lari….. Lari….. Lari….. Gunung Agung meledak, teriakan itu sangat yang jelas terdengar ditelinga saya, semua berhamburan menyelamatkan diri, ada yang berlidung menggunakan payung ada yang keluar area pura untuk mencari posisi aman”, ucap Jero Mangku Lingsir Suweca sambil mengkerutkan alisnya menceritakan kondisi kala itu dalam















