“MENYAKSIKAN TARIAN HOAK” Oleh: I Ketut Murdana (Rebo, 05 Nopember 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Berbeda seniman dan kreator ragam seni, menari dalam dunia panggungnya masing-masing. Merasakan getaran estetik yang membahagiakan, bervibrasi estetik, merasuki jiwa-jiwa estetik
Seni dan Budaya
“Kontradiksi Membangkitkan Harmoni Kebijaksanaan”. Oleh : I Ketut Murdana (Selasa : 04 Nopember 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Nilai-nilai dualitas ragam wujud dan sifatnya selalu hadir, mengalir, meresap hidup menghidupkan. Oleh karenanya patut disadari sebagai kuasa hukum semesta raya yang tak bisa diganggu gugat oleh siapapun, kecuali nafas terhenti
“DAYA CIPTA SENI MENEMBUS BATAS” Oleh : I Ketut Murdana (Sabtu : 03 Nopember 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Daya cipta seni mengalir mengekspresi, dalam ruang dan waktu, menembus batas kesadaran realistik nan natural, memasuki ruang dan pola kreasi, di dunia rohani indah membahagiakan. Saat itu kesadaran estetik memasuki ruang kesadaran spiritual, membuka
“SENI SPIRITUAL YANG MENG-ABADI”. Oleh : I Ketut Murdana (Sabtu : 01 Nopember 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Menjelajah, meresapi mengekspresikan kreatifitas seni, menuju kuasa kasih Sundharam. Merefleksikan kebangkitan jiwa-jiwa, menggerakkan laku estetik meng-indah-kan jiwa. Meng-indah-kan jiwa-jiwa mencapai Sundharam, lalu bergerak menari, menyanyi,
“Memaknai Dharma Dalam Dimensi Dualitas” Oleh : I Ketut Murdana (Selasa:28 Oktober 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Dimensi pemahaman tentang kebenaran esensial yang disebut dharma itu, ketika dikaitkan dengan realitas duniawi saat ini. Seringkali menimbulkan pertanyaan. Dari sebagian yang memandang sebagai kebenaran umum dan pandangan dari yang telah
“Menembus Gelap Dalam Edukasi Semesta Raya” Oleh: I Ketut Murdana (Kemis, 23 Oktober 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Dharma kebajikan, teramat mudah untuk dikatakan, tetapi mewujudkan memerlukan perjuangan panjang menyadarkan diri, memaknai hakekat hidup yang sesungguhnya. Berinteraksi dengan segala karakter psikologis, memaknai hakekat esensial, tujuan
“MENGHORMATI GURU” Oleh : I Ketut Murdana (Rebo : 22 Oktober 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Insan-insan duniawi yang telah disadarkan oleh pengetahuan, untuk berprilaku mencapai kesadaran jasmani dan kesadaran rohani. Sadar dan belajar agar mampu menghormati dan menghargai pengetahuan yang mengalir dari Sat Guru melalui Sad Guru. Mengalir meresapi jiwa dan
“MEMULIAKAN IBU” Oleh : I Ketut Murdana (Selasa : 21 Oktober 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Setiap insan yang hadir ke bumi terlahir dari seorang Ibu, memelihara, mendidik, menyayangi hingga tumbuh sehat secara jasmani maupun dewasa secara rohani. Oleh karena kewajiban pelayanan yang tulus ikhlas itu, IBU diberi penghargaan yang luar biasa. Walaupun IBU
Bhakti Sundharam, Penyempurna Yang “Meng-Indah-kan” Oleh : I Ketut Murdana (Sabtu : 18 Oktober 2025) MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM). Bhakti Sundharam merupakan jalan Bhakti melalui salah satu sifat kuasa-Nya yang indah, “meng-indah-kan” jiwa menuju penyelarasan sifat-sifat yang Maha Indah, yang disebut Sundharam. Dalam konsepsi filosofis kekuatan-Nya
“NIAT TERPANGGIL“ Oleh : I Ketut Murdana (Rebo : 15 Oktober 2025). MANGUPURA (CAHAYAMASNEWS.COM)=Suatu ketika “niat” untuk hadir ke suatu tempat suci itu muncul, barangkali karena “dimunculkan”. Lalu niat itu menyentuh pikiran, semakin bergema menggerakkan tenaga, merancang langkah lalu menentukan waktu melangkah bersama. Menjadi











