“MEMAKNAI TRADISI” Oleh: I Ketut Murdana (Jumat, 22 Maret 2024). Menyadari tradisi adalah menyikapi dan membedah esensi nilai-nilai vital universal yang terorganisasi di dalamnya, menjadi bahasa tanda atau simbol yang predikatif. Artinya, menemukan keunggulan bernalar dan prilaku
Seni dan Budaya
“RATU MANDODARI, WANITA BIJAK PENDAMPING SUAMI” Oleh: I Ketut Murdana (Selasa, 19 Maret 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Walaupun menjadi Ratu Keràjaan Alengka, sebagai permaisuri Raja Asura Rahwana yang menguasai tiga dunia. Dewi Mandodari selalu mengingatkan Rahwana agar memerintah rakyat Alengka sebagai kesatria dharma yang berbudi luhur, sesuai anugrah
“BADAN WAHANA PENYEMPURNA” Oleh : I Ketut Murdana (Jumat: 15 Maret 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Hidup dengan segala persoalannya adalah “Beban”. Demikianlah persepsi sebagian besar umat manusia. Dia akan menjadi beban yang semakin berat bila dibiarkan. Pembiaran beban itu akan membuat tubuh semakin lemah lunglai tergerogoti. Lalu semakin
“KEMULIAAN WANITA” Oleh: I Ketut Murdana (Selasa, 05 Maret 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Ketika Dewi Sitha telah berhasil diculik oleh Rahwana, dan ditempatkan di Taman Angsoka, taman kerajaan yang amat indah mempesona siapapun mengunjunginya. Suatu ketika Rahwana tak mampu menahan hasrat dan napsunya inggin sesegera mungkin mendapatkan cinta kasih Dewi
“SANYASINI, KETELADANAN SEORANG WANITA” Oleh: I Ketut Murdana (Sabtu 02 Maret 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Setelah Sri Rama dan Laksamana membebaskan Raksasa Kadamba dari kutukan Dewa Indra. Sesungguhnya dia adalah makhluk sorgawi, karena kesombongannya dikutuk oleh Dewa Indra menjadi raksasa yang sangat menakutkan. Mulut bertaring panjang, berambut
“MENYADARI TANDA” Oleh: I Ketut Murdana (Jumat, 01 Maret 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Ketika Sang Jiwa telah terbuka, menyaksikan realita indrawi maupun non indrawi. Semuanya itu menjadikan pengamatan yang sesungguhnya, untuk mengenal dan memahahami realitas dan rahasia yang tersembunyi di baliknya. Jnana Buda Siwa secara esensial, telah berperan besar
“GALUNGAN MEMENANGKAN DHARMA” Oleh: I Ketut Murdana (Minggu, 25 Pebruari 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Riuh, riang, terseok-seok, diragukan, dipinggirkan bahkan dimiringkan isu-isu menghentak kebangkitan dharma saat ini, dalam berbagai dimensi gerak jiwa dan karma bagi orang-orang akibat tersentuh dan teraliri energi suci semesta tanpa disadari. Gerak
“MENGEJAR BAYANG-BAYANG” Oleh: I Ketut Murdana (Rebo, 21 Pebruari 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Hidup bergerak untuk mengejar bayang-bayang dan harapan untuk mencapai “Sesuatu”, yang bersifat material maupun spiritual. Bayang-bayang itu adalah “Sesuatu” yang terindrawi, maupun yang tak terindrawi mensugesti setiap subyek untuk
“ENERGI SUCI YANG MERESAPI” Oleh: I Ketut Murdana (Senin: 19 Pebruari 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Kekosongan hati nurani mengakibatkan orang-orang banyak mengekspresikan “sesuatu” sekedar ekspresi. Ekspresi tindakan ini lebih dikendalikan oleh energi indriya dan kesenangan olah pikir dan kepentingan “sesaat”. Oleh karena itu amat
“Menembus Misteri Menyempurnakan Diri” Oleh: I Ketut Murdana (Sabtu, 17 Pebruari 2024). BADUNG (CAHAYAMASNEWS.COM). Seorang yang baik, seseorang yang jiwanya tidak dihuni oleh arogansi berpikir, berkata, dan berbuat. Seseorang terbiasa membantu orang lain dengan tulus ikhlas, memiliki kontrol nan bijak dalam setiap pengambilan keputusan berperilaku bajik.










